Nasional

Terjadi Lonjakan Arus Balik, Polisi Terapkan One Way Lokal di Tol Semarang-Solo

Koranriau.co.id-

Terjadi Lonjakan Arus Balik, Polisi Terapkan One Way Lokal di Tol Semarang-Solo
Skema One way lokal muhsi diterapkan di di ruas tol Tingkir (Salatiga) hingga Semarang.(MI/Akhmad Safuan)

LONJAKAN jumlah kendaraan arus balik Lebaran yang terjadi di ruas tol Semarang-Solo membuat petugas menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) lokal.

One way ini diberlakukan mulai Gerbang Tol (GT ) Tingkir (Salatiga)-GT Banyumanik (Semarang) dilanjutkan pada ruas tol A, B, C Semarang untuk mengantisipasi kemacetan.

Pemantauan Media Indonesia, sejak Sabtu (5/4) siang lonjakan jumlah kendaraan arus balik Lebaran telah terjadi di ruas tol Semarang-Solo dengan jumlah kendaraan melintas lebih dari 3.000 unit per jam, sehingga kepadatan volume ruas tol terlihat di sejumlah gerbang tol sepanjang ruas tersebut.

Mengantisipasi kemacetan panjang terutama di setiap gerbang tol (GT), kepolisian bersama pengelola tol Trans Marga, Jawa Tengah, memasuki pukul 13.42 WIB mulai menerapkan rekayasa lalu lintas dengan memberlakukan skema one way pada ruas tol mulai GT Tingkir (Salatiga)-GT Banyumanik (Semarang).

Tidak hanya itu, memasuki pukul 14.26 WIB menyusul one way lokal GT Banyumanik-Srjsi A, B, C ( tol dalam Kota Semarang) hingga GT Kalikangkung), karena hingga sore kepadatan kendaraan dari arah Solo menuju Jakarta terus meningkat.

“Kita telah buka puluhan gardu tol untuk memperlancar arus kendaraan dari arah timur (Semarang) menuju barat (Jakarta),” kata Direktur Teknik dan Operasi Jasamarga Semarang-Batang Daru Satrio. Direktur Utama PT Trans Marga Jawa Tengah Prajudi dalam keterangannya.

Ia mengatakan kepadatan kendaraan di ruas tol Solo-Semarang melangalami lonjakan sejak Sabtu (5/4) siang, bahkan hingga sore kendaraan dari arah Solo menuju Jakarta terus meningkat, sehingga untuk mengantisipasi kemacetan diberlakukan one way lokal.

Bahkan berdasarkan penghitungan di GT Banyumanik, jumlah kendaraan melintas dari arah Solo hingga pukul 15.00 WIB tejah mencapai 24.706 kendaraan dan di GT Kalikangkung pada periode yang sama sudah ada 32.638 kendaraan.

“Kita masih terus melihat perkembangan jumlah kendaraan di tol ini,” imbuhnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Brigjen Sonny Irawan mengatakan pemberlakuan one way lokal dilakukan mengingat jumlah kendaraan melintas di ruas Solo-Semarang mengalami lonjakan cukup besar di atas 3.000 unit per jam yang berlangsung selama tiga jam berturut-turut, sehingga ini menyambung one way nasional yang juga dilakukan Kalikangkung Km 414-Cikatama Km 72.

Dengan diberlakukannya one way lokal, ungkap Sonny, kendaraan dari arah Semarang menuju ke Solo dialirkan ke jalan nasional, sehingga kepadatan lalulintas terlihat mulai Gombel-Ungaran-Tuntang.

“Demikian juga untuk kendaraan dari barat (Jakarta) menuju timur (Semarang) dialirkan melalui jalur Pantura. (AS/E-4) 

Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://mediaindonesia.com/nusantara/757841/terjadi-lonjakan-arus-balik-polisi-terapkan-one-way-lokal-di-tol-semarang-solo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *