Tarif Trump Jadi Risiko Signifikan Ekonomi Global
Ekonomi

Tarif Trump Jadi Risiko Signifikan Ekonomi Global

Koranriau.co.id –


Jakarta, CNN Indonesia

Kepala Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan tarif baru AS merupakan risiko signifikan bagi prospek global dan mendesak Washington bekerja sama dengan mitra dagangnya.

Pernyataan tersebut merupakan yang pertama dari kepala IMF setelah serangan tarif global terbaru Presiden Donald Trump memperdalam perang dagang yang dikhawatirkan banyak pihak mengundang resesi global dan memicu inflasi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tarif jelas merupakan risiko signifikan bagi prospek global di saat pertumbuhan ekonomi sedang lesu,” kata Bos IMF itu dalam sebuah pernyataan seperti diberitakan AFP, Jumat (4/4).

“Penting untuk menghindari langkah-langkah yang dapat semakin merugikan ekonomi dunia,” tambah Georgieva.



“Kami mengimbau Amerika Serikat dan mitra dagangnya untuk bekerja sama secara konstruktif guna menyelesaikan ketegangan perdagangan dan mengurangi ketidakpastian.”

[Gambas:Video CNN]

Lembaga yang berpusat di Washington tersebut pada Januari 2025 mengatakan pertumbuhan global diperkirakan mencapai 3,3 persen tahun ini.

Angka tersebut berada di bawah tingkat pertumbuhan global rata-rata dalam dua dekade pertama abad ke-21 sebesar 3,7 persen.

IMF akan menerbitkan prospek barunya akhir April 2025, bertepatan dengan Pertemuan Musim Semi di Washington, yang mana serangan tarif perdagangan AS yang belum pernah terjadi sebelumnya akan menjadi agenda utama.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya resmi mengumumkan kebijakan tarif baru untuk semua impor ke AS pada Rabu (2/4) waktu setempat atau Kamis (3/4) pagi waktu Indonesia, yaitu senilai 10 persen.

Selain itu, AS juga memberlakukan tarif timbal balik yang nilainya berbeda tiap negara, dengan negara yang mendapatkan surplus perdagangan besar dari AS mendapatkan tarif timbal balik lebih tinggi.

Salah satunya adalah Indonesia yang dihantam tarif timbal balik 32 persen, selain tarif universal 10 persen.

(afp/chri)



Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20250404061805-78-1215673/bos-imf-tarif-trump-jadi-risiko-signifikan-ekonomi-global

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *