Nasional

Kendaraan Arus Balik Lebaran Dihadang Banjir Rob di Demak

Koranriau.co.id-

Kendaraan Arus Balik Lebaran Dihadang Banjir Rob di Demak
Banjir Rob kembali merendam jalur Pantura Semarang-Demak di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak membuat sejumlah kendaraan pemudik mogok dan menimbulkan kemacetan panjang Jumat (4/4/2025) petang.(MI/Akhmad Safuan)

BANJIR air laut pasang (rob) menghadang kendaraan arus balik di jalur pantura Semarang-Demak, tepatnya di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Para pemudik yang melintas di ruas jalur tersebut diminta untuk waspada dan memilih jalur alternatif.

Pemantauan Media Indonesia, Sabtu (5/4) hingga pagi, jalur pantura Semarang-Demak, tepatnya di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak masih basah dan sejumlah genangan air terlihat di sejumlah titik setelah banjir rob kembali merendam jalur tersebut Jumat (4/4) sore, hingga mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang kembali mengingatkan ancaman banjir rob di sejumlah daerah di pantura Jawa Tengah, terutama di jalur pantura tersebut, karena akan mengganggu kendaraan arus balik lebaran yang melintas pada jam 14.00-17.00 WIB.

“Kepada pemudik arus balik Lebaran, diminta waspada terhadap banjir rob yang kembali merendam jalur Pantura Semarang-Demak di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, siang hingga awal malam ini,” ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto, Sabtu (5/4).

Wakil Kepala Polres Demak, Komisaris Satya Adi Nugraha, mengatakan banjir rob kembali merendam Jalur Pantura Semarang-Demak sejak Jumat (4/4) sore, sehingga kepolisian menurunkan personel dari Satuan Lalu Lintas dan Polsek Sayung serta bantuan dari Polda Jawa Tengah untuk mengurai kemacetan dan memberikan bantuan kepada para pemudik.

“Kami telah menurunkan anggota dari Satlantas dan Polsek untuk mengatur arus lalu lintas serta membantu kendaraan yang mogok akibat banjir rob merendam jalur pantura di Kecamatan Sayung, Demak,” kata Satya.

Selain mengurai kemacetan akibat rob tersebut, juga dilakukan skema pengaturan lalu lintas di jalur pantura Semarang-Demak yakni dengan mengalihkan sebagian kendaraan pemudik arus balik ke jalur alternatif yakni Genuk-Bulusari-Obggorawe atau memutar Purwodadi-Semarang.

Banjir rob dengan ketinggian hingga 50 sentimeter tersebut, menurut Satya, mengakibatkan sejumlah kendaraan pemudik Lebaran mogok hingga harus didorong ke tepi untuk menghindari kemacetan lebih panjang. Bahkan, saat puncak arus balik berlangsung Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4), diperkirakan banjir rob masih akan menghadang kendaraan pemudik.

Selain berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang untuk antisipasi dengan skema pengalihan arus kendaraan pemudik, upaya yang dapat dilakukan adalah menempatkan puluhan petugas terutama di titik rob agar lalu lintas dapat berjalan lancar meskipun kendaraan baik dari arah barat dan timur hanya dapat berjalan merambat. (AS/E-4) 

Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://mediaindonesia.com/nusantara/757781/kendaraan-arus-balik-lebaran-dihadang-banjir-rob-di-demak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *