Koranriau.co.id-

ARUS balik dari arah Jawa Tengah menuju Tasikmalaya melalui lingkar Gentong atas bawah ke arah Bandung, tepatnya berada di pos pengamanan Leter U, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami peningkatan.
Pada H+1 hingga H+5 Lebaran tercatat 234.454 unit kendaraan melintas. Pantauan di lokasi kendaraan pemudik dari arah Jateng, Ciamis, Tasikmalaya melalui Gentong atas, Kecamatan Kadipaten, mengalami peningkatan arus kendaraan dan sempat mengalami padat merayap mencapai 10 hingga 15 kilometer terjadi di jalur nasional.
Kini arus balik Lebaran mulai meningkat hingga kondisinya ramai lancar, padat meratap dan jalur alternatif melalui jalan Cihaurbeuti, Sukamantri, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, menuju arah Majalengka ke jalan tol Cipali mengalami kemacetan.
Petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Jalal, mengatakan arus balik melalui lintas Gentong mulai ada peningkatan kendaraan dari Jateng, Pangandaran, Banjar, Ciamis, Tasikmalaya menuju Bandung, Jakarta.
Peningkatan arus balik dari arah Jateng ke Tasikmalaya via Gentong tercatat 234.454 kendaraan dan Bandung ke Tasikmalaya tercatat 159.499 unit.
“Kendaraan pemudik yang melintas di H+1 hingga H+5 Lebaran dari arah Tasikmalaya menuju Bandung berupa mobil besar 2.304 kendaraan, mobil sedang 2.416 unit, mobil kecil 95.386 unit dan motor 134.348 unit. Kendaraan dari Bandung ke Tasikmalaya melalui lingkar gentong berupa mobil besar 1.620 unit, mobil sedang 1.936 unit, mobil kecil 61.701 unit dan motor 94.242 unit,” katanya, Sabtu (5/4).
Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKB Moh Faruk Rozi mengatakan, arus balik dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Barat sejak H+1 hingga H+5 mulai adanya volume peningkatan arus balik. Kendaraan melalui lingkar Gentong atas menuju Garut, Bandung ke Jakarta mengalami kepadatan hingga sistem satu arah diberlakukan.
“Peningkatan arus balik lintas selatan yang melalui lingkar gentong atas mulai terjadi pada H+3, H+4, H+5 Lebaran dan prediksi puncaknya akan terjadi Sabtu malam atau Minggu H+6. Karena, volume kendaraan di jalur selatan mulai adanya peningkatan dan jika terjadi kepadatan arus akan dialihkan ke Jalan Ir Juanda melalui Singaparna arah Salawu menuju Garut ke Bandung maupun Jakarta,” katanya.
Menurutnya, jalur nasional lintas selatan tepatnya berada di lingkar Gentong atas, bawah Kecamatan Kadipaten yang ada di perbatasan Garut dan Ciamis memiliki beberapa titik kemacetan, yakni di tanjakan Strowbery, Puspa, Leter U Gentong atas, bawah, simpang tiga panyusuhan, simpang tiga Sukamantri, perempatan Rajapolah. Dengan peningkatan arus balik yang terjadi agar pengendara harus tetap ektra hati-hati mengingat kondisi jalur rawan kecelakaan, turunan curam, dan belokan tajam yang dapat menyulitkan pengendara.
“Untuk mengurai kemacetan di jalur selatan via lingkar Gentong atas akan diberlakukan sistem satu arah (one way) di simpang tiga Sukamantri, Ciawi. Aparat Kepolisian terus berjaga mengatur lalu lintas dan melayani masyarakat jika mengalami kendala akan dibantu oleh tim ganjal termasuk servis mobil mogok di tanjakan lingkar gentong atas,” pungkasnya. (AD/E-4)
Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://mediaindonesia.com/jabar/berita/757842/234454-kendaraan-tasikmalaya-bandung-lintasi-jalur-lintas-gentong